Linux Lebih Rentan dari Windows?

Jakarta, Temuan yang cukup mengejutkan! Sistim operasi Linux dan Unix ternyata tiga kali lebih rentan ketimbang sistim operasi Windows. Temuan ini disampaikan grup keamanan komputer pemerintah Amerika Serikat.

Hasil penelitian menunjukkan kerentanan yang ada pasa sistim operasi Linux dan Unix tercatat tiga kali lebih banyak dari kerentanan yang terdapat ada pada sistim operasi Windows besutan Microsoft.

Menurut hasil rekapitulasi United Stated Computer Emergency Readiness Team (US-CERT), Linux/Unix terhitung memiliki 2.328 kerentanan, atau sekitar 45 persen dari totalnya yang mencapai 5.198 kerentanan.

Sedangkan Windows hanya memiliki 812 kerentanan, atau sekitar 16 persen dari total kerentanan. Sedangkan sekitar 2.058 kerentanan lain mempengaruhi lebih dari satu sistim operasi lain.

Meski US-CERT tidak menggolongkan kerentanan Mac sebagai kategori yang berbeda, ternyata lebih dari 25 kerentanan yang pada Linux/Unix juga mempengaruhi sistim operasi Apple Computer. Demikian dikutip detikinet dari CMPNetAsia Sabtu (7/1/2005).(dwn)
Sumber : Detikinet

Linux Fly in Window$

Pengalaman pertama kali menggunakan makhluk yang namanya Linux…. seminggu nyobain CoLinux nggak sukses-sukses akhirnya nanya deh ma temen (makasih Batosai0), ternyata kurang satu step lagi…hehehehe…!!! 🙂

Dan inilah hasilnya yg ku capture manual, dari sini aku mulai mencintai yg namanya Linux walau sampe sekarang nggak bisa-bisa, nggak mudheng** tentang Linux si Pinguin ini…. tapi tak apalah…. Keep Learning….

KDE Colinux pake Xfree86, bisa nongol di WinXp Sp2

Bash Scripting & Cron

Hari ini punya kesempatan waktu dan pikiran buat belajar bash scripting (newbie), dan mainan cron, makasih buat Rizki yang dah bagi2 ilmunya.

Sebagai latihan, aku cm bikin “Gmn caranya agar setiap lima menit, machine ini bisa menjalankan perintah squid -k reconfigure”, semacam schedule task atau permainan batch programming di Windows.

Ok… Pertama buatlah file bash, yang nantinya akan kita jalankan.

[root@proxy ~]# vi reconf.sh (bisa dgn nama apa saja)

trus isi file tersebut dgn :

#!/bin/bash
squid -k reconfigure

Terus save dgn mengetikkan “:wq” (tanpa tanda kutip)

Berikan akses write kepada file reconf.sh tersebut:
[root@proxy ~]# chmod 755 reconf.sh

pindahkan file reconf.sh tersebut ke directory yg gampang kita ingat misal /usr/bin/
[root@proxy ~]# mv reconf.sh /usr/bin/

nah untuk pembuatan file bash nya sudah selesai, tinggal masukin aja ke cron, agar tiap lima menit perintah squid -k reconfigure bisa dijalankan.

[root@proxy ~]# crontab -e
tambahkan baris

*/5 * * * * sh /usr/bin/reconf.sh

kemudian save dgn mengetikkan “:wq”

dan congratulation, setiap lima menit machine ini akan menjalankan perintah “squid -k reconfigure” otomatis. 🙂

Good luck …..!!! 🙂

Mount NTFS di Fedora Core 4

[Mount NTFS Fedora core 4]

Pertama…!!!, Pastikan dahulu paket rpm yg mana yg tepat untuk distro kita, atau lebih mudahnya download script wichrpm yg akan langsung bisa memberikan kita petunjuk paket yg mana yg cocok dengan kernel kita.

[root@freak ~]# wget http://linux-ntfs.sourceforge.net/ rpm/whichrpm
[root@freak ~]# chmod 700 whichrpm
[root@freak ~]# ./whichrpm
Version: 2.6.13-1.1526_FC4

[root@freak ~]# rpm -ivh nama_paket
Jika tidak ada error berarti instalasinya telah berhasil, langkah selanjutnya adalah meload modul kernel tersebut.

[root@freak ~]# /sbin/modprobe ntfs
Jika tidak keluar error atau output apa-apa berarti instalasi berhasil.

[root@freak ~]# dmesg | grep NTFS
perintah ini berfungsi untuk melihat log kernel apakah driver NTFS nya telah benar-benar terinstall.

[root@freak ~]# cat /proc/filesystems
Jika di antara baris-baris output perintah ini terdapat baris ntfs, berarti kernel telah benar-bener mengenali system NTFS.

Langkah selanjutnya adalah langkah “Mounting”, pastikan terlebih dahulu partisi NTFS nya berada dimana?, dgn mengetikkan perintah:

[root@freak ~]# fdisk -l
Jika NTFS nya berada di hda1, Skrg buat direktory untuk tempat mount partisi NTFS tersebut, misalkan di /mnt/windows (nama directory terserah).

[root@freak ~]# mkdir /mnt/windows
[root@freak ~]# mount /dev/hda1 /mnt/windows -t ntfs -r -o umask=0222

Coba browse ke directory /mnt/windows, file2 yg ada di partisi NTFS anda telah dapat dilihat di machine linux anda.

Selamat linux anda telah dapat mounting ke partisi NTFS Demikianlah tutorial singkat ini, semoga bermanfaat, Amiin…!!!

Jika Anda ingin menginstallnya secara instant, silahkan Login sebagai root kemudian jalankan:
[root@freak ~]# yum install kernel-module-ntfs-$(uname -r)
Maka amazing, modul NTFS telah terinstall di machine fedora Anda. 🙂

Referensi :
http://linux-ntfs.sourceforge.net
http://www.fedorafaq.org
Download : http://linux-ntfs.sourceforge.net/rpm/fedora4.html
Help: Help Section

Menggunakan Sroll Mouse di Slackware 10.2

Jika Anda pengguna Slackware (newbie), maka Anda akan bertanya-tanya “kenapa ya Scroll Mouse saya kok tidak berfungsi?”.

Secara default Slackware memang tidak mengaktifkan Scrool buat Mouse di Distronya, makanya dibutuhkan sedikit trik agar Srool mouse Anda bisa digunakan.

  1. Pertama-tama edit configurasi xorg.conf machine slackware Anda, yang mana jika Anda menggunakan linux Slackware 10.0 ke atas letaknya berada di /etc/X11/xorg.conf, namun jika anda menggunakan slackware 9.1 kebawah maka editlah file XF86Config yang letaknya berada di /etc/X11/XF86Config.
  2. Kemudian edit Option Buttons menjadi seperti ini:
  3. Option “Buttons” “5”
    Option “ZAxisMapping” “4 5”

  4. Kemudian rubah juga Option Protocolnya menjadi:
  5. Option “Protocol” “IMPS/2”
    atau
    Option “Protocol” “ExplorerPS/2”

  6. Kemudian Save configurasi yang baru di edit tadi.
  7. Terakhir, silahkan restart X Window Anda…

Selamat Mouse sroll Anda sudah dapat berjalan dengan baik… 🙂

Popup Download Via Squid

Hari ini aku coba mencari bagaimana caranya agar ketika si user mau mendownload sesuatu, jika filenya melebihi dari xxx MB maka akan keluar popup (peringatan).

Nah setelah aku posting ke milis jogja-linux, akhirnya ada yg ngasih gambaran clue, akhirnya aku coba dan Alahamdulillah berhasil. dan inilah caranya :

  • Pastikan di squid.conf bahwa “reply_body_max_size 5000000 allow all” ini tidak disable (comment), Angka 5000000 itu adalah optional, yang artinya saya hanya membatasi download sampai 5 MB, jika Anda ingin memberikan lebih, silahkan ganti angka tersebut.
  • Edit file /usr/share/errors/English/ERR_TOO_BIG, tambahkan script javascrip buat menampilkan popup saat download seperti: Script Onload
  • Cobalah Download File yg besarnya lebih dari 5 MB, maka sim salabim , akan keluar popup peringatan “Gunakanlah BANDWITH Dengan BIJAK, File Yang Akan Anda DOWNLOAD terlalu BESAR”

Sample isi onload.txt

<HTML>
<HEAD>
<title> Pergunakan Bandwith Dengan Bijak </title>
</HEAD>
<BODY onload='alert("Gunakanlah BANDWITH Dengan BIJAK"),history.go(-1)' </BODY>
</HTML>