Tidak bisa “Make Home Share” di Openfiler

Jika Anda pengguna Openfiler dan menemukan masalah tidak bisa “Make Home Share” dikarenakan tombol “Make Home Share” nya tidak tampil, maka solusinya adalah sebagai berikut :

Sunting berkas /opt/openfiler/etc/homespath.xml yang awalnya seperti berikut (isinya bisa berbeda-beda) :

<?xml version="1.0"?>
<homespath value="/mnt/nas_vg/datavol01/HOME/"/>

Menjadi

<?xml version="1.0"?>
<homespath value=""/>

Kemudian coba kembali ke menu “Share”, insyaAllah menu “Make Home Share” sudah tampil kembali.

Mudah-mudahan bermanfaat.

Openfiler dan Masalah Hak Akses

Jadi ceritanya kemarin waktu setting Openfiler untuk folder sharing menemukan sedikit kesulitan saat melakukan konfigurasi hak akses terhadap sebuah folder.

Jadi ceritanya saya punya folder “DATA” yang saya share hanya ke group tertentu (sebut saja group “finance”), dibawah folder “DATA” tersebut dibuat satu folder namanya “cabang”.

Hak akses yang saya inginkan adalah folder “cabang” tidak bisa direname dan didelete kecuali oleh si pembuat, tetapi user yang ada dalam group “finance” tetap bisa menulis kedalam folder “cabang”

Nah setelah mencoba dan bertanya, ketemulah solusi untuk kasus saya ini :

# chmod +t DATA
# chmod 2770 DATA/cabang
# chown user01:finance /DATA/cabang

Hasil akhirnya, hanya “user01” yang bisa rename & delete folder “cabang”, tetapi semua user yang ada di group “finance” bisa menulis kedalam folder “cabang”

Sekian dan semoga bermanfaat.

TripleBoot Windows XP, Ubuntu dan OpenSolaris

Ini adalah step-step bagaimana menginstall OpenSolaris di sebuah mesin yang sudah mempunyai dualboot (Windows XP dan Ubuntu) dengan grub Ubuntu sebagai bootloadernya.

  • Siapakan satu partisi PRIMARY, karena OpenSolaris tidak dapat diinstall di partisi extended.
  • Ubah dulu partisi swap linux yang ada (misal menjadi ext3), karena OpenSolaris tidak bisa diinstall jika telah ada partisi swap linux didepannya. Nggak percaya? coba saja :D.

Jalankan livecd Ubuntu, kemudian jalankan #sudo gparted dan silahkan format partisi swap linux yang ada (ubah menjadi ext3), tinggal klik kanan dipartisi swap dan klik format to ext3, setelah selesai silahkan restart mesin Anda.

  • Boot menggunakan cd OpenSolaris dan install OpenSolaris di partisi yang tadi telah disiapkan, ikuti wizard hingga finish. Jangan lupa pada waktu proses pemilihan lokasi disk yang mau diinstall OpenSolaris, pilih “use partition…” jangan gunakan “whole disk”.
  • Setelah selesai instalasi OpenSolaris, maka yang akan muncul adalah grub dari OpenSolaris, yang muncul adalah OpenSolaris dan Windows XP, nah bagaimana menambahkan bootnya Ubuntu?, mudah saja, tinggal tambahkan di /rpool/boot/grub/menu.lst menu boot untuk Ubuntu.

Bagaimana caranya jika kita hendak menggunakan grubnya Ubuntu? mudah saja, tinggal install kembali grubnya Ubuntu yang telah ditimpa tadi oleh grubnya OpenSolaris, caranya?

Boot menggunakan livecd Ubuntu, kemudian jalankan command-command berikut :

#sudo grub
grub> root (hd0,4) <– sesuaikan dengan letak partisi root Ubuntu Anda
grub> setup (hd0)
grub> quit

jangan lupa edit sekalian edit /boot/grub/menu.lst dan tambahkan baris-baris kode berikut.

# OpenSolaris Boot
# on /dev/sda4
title OpenSolaris 2008.11
root (hd0,3) (sesuaikan dengan letak partisi OpenSolaris)
chainloader +1
makeactive
boot

  • Jangan lupa aktifkan kembali partisi swap yang tadi kita ubah, jalankan #sudo gparted, pilih partisi swap yang tadi kita ubah, klik kanan dan format to linux swap, setelah selesai jangan lupa klik kanan sekali lagi dan pilih “swapon”.
  • Langkah terakhir silahkan restart mesin Anda, dan OpenSolaris telah nongkrong di mesin Anda.

Gampang yah? ya iya lah… klo susah mana bisa saya? 😀

Autocad 2006 at User Domain

Dah lama nih nggak ngisi blog… 🙁

Kesempatan ini ane cuma mo curhat aja masalah ketika install Autocad 2006 di kantor, yang mana komputer tersebut bagian dari domain, hasilnya ketika install autocad selesai, dijalankan sukses, nanti setelah restart pasti muncul error, kira-kira bunyinya “Customization file load failed. File not found: acad.cui”

Tapi… Alhamdulillah sekarang dah solved, solusinya adalah dengan mengedit registry “force local profile”, jadi user yg login tidak lagi mendownload profile yang ada di server, melainkan menggunakan profile yg ada di komputer local 🙂

Isi registry nya adalah sbb, thanks to John H. Terpstra

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Policies\Microsoft\Windows\System]
“LocalProfile”=dword:00000001

Alhamdulillah…..

Callback Via Nokia 6610

Akhirnya setelah kemarin sempet stag, dan nggak solving, hari ini Setting CallBack ku kelar juga 🙂

Sedikit step by step Global cara setting callback menggunakan Nokia 6610:

  • Setting RRAS (Routing and Remote Access Service) di Windows 2000 Advanced Server, step by step nya silahkan ke google 🙂

Setelah Service RRAS (Routing and Remote Access Service) dan penentuan User nya selesai kita lakukan setting di PC Client nya :

  • Install Driver DKU 5 (Kebetulan saya pake kabel DKU 5, biasanya drivernya include ketika beli kabel DKU 5)
  • Install Modem Driver for Nokia 6610, Drivernya bisa di download di sini

Setelah modem driver dan driver DKU 5 dah terinstall saatnya kita setting dial up nya :

  • Start – Accecories – Communications – Network Connections
  • Create New Connections
  • Next
  • Connect to the Internet
  • Next
  • Set up My connection Manually
  • Next
  • Connect using Dial-up modem ; isikan ISP name dengan sembarang nama (ex: Callback)
  • Next
  • Isikan Phone number dengan nomor telepon yg telah di set di Windows Server 2000 nya
  • Next
  • Kemudian isikan Username dan password sesuai dengan apa yg telah di set ketika kita men-setting RRAS (Routing and Remote Access Service) nya.

Coba lakukan Dial-up dan selamat berinternet Ria dengan service “callback” dan Nokia 6610 🙂

Jika ada pertanyaan, silahkan Japri… hehehe 🙂

Meng-update Blog melalui Microsoft Word

Bila Anda memililiki situs/blog di blogger.com (beralamat di blogspot.com), ada kabar gembira, karena anda dapat meng-update blog Anda dari halaman Microsoft Word. Anda cukup menulis seperti mengetik naskah biasa, lalu tekan tombol tertentu untuk mem-publish artikel Anda.

Untuk dapat menikmati layanan ini, pertama kali Anda harus mendownload software add-on Blogger for Word, lalu menginstalnya di komputer Anda. Setelah itu, add-on ini akan menyatu dengan program Microsoft Word dan siap untuk digunakan.

Setelah terinstal, ada tiga tombol tambahan yang akan muncul di menu Microsoft Word, yakni:

  1. Open Post, untuk membuka artikel tertentu yang telah tersimpan di blog Anda, dan siap untuk diedit. Hanya 15 artikel terakhir yang bisa dibuka dengan fasilitas ini.
  2. Save as Draft memungkinkan Anda menyimpan artikel sebelum mem-publish-nya. Artikel ini akan tersimpan di account Blogger.com anda, tapi belum online di blog Anda.

Untuk dapat menggunakan fitur Blogger for Word ini, komputer Anda harus memiliki sistem operasi Windows 2000 atau versi yang lebih baru, serta Microsoft Word 2000 atau versi yang lebih baru.

Cara menginstal Blogger for Word cukup mudah. Setelah didownload, cukup klik-kanan file-nya, lalu ikuti langkah-langkah selanjutnya yang muncul di layar. Ketika proses download, Anda harus menutup semua program Microsoft Office (Word, Outlook, dan sebagainya) yang sedang terbuka.

Jika ada masalah ketika proses instalasi dan untuk info lebih lanjut, silahkan baca Blogger Help mengenai Blogger for Word. (jonru/sumber: blogger.com)

Sumber: CBN