Cache Manager Squid di Ubuntu Server 8.04

Dulu di CentOs, saat saya lakukan “yum install squid”, sebuah program Cache Manager (cachemgr.cgi) akan otomatis terinstall, sedangkan di Ubuntu saat saya melakukan instalasi squid ;

$ sudo apt-get install squid squid-common

Program Cache Manager (cachemgr.cgi) ini tidak otomatis terinstall, jadi perlu ada satu paket lagi yang musti diinstall jika kita ingin mengaktifkan Cache Manager (cachemgr.cgi) di Squid.

$ sudo apt-get install squid-cgi

Ternyata jika kita menginstall lewat source, cachemgr.cgi ini juga akan otomatis terinstall.

Loh… cachemgr ki opo?

The cache manager (cachemgr.cgi) is a CGI utility for displaying statistics about the Squid HTTP proxy process as it runs. The cache manager is a convenient way to manage the cache and view statistics without logging into the server.

Jadi dengan Cache Manager (cachemgr.cgi) ini kita bisa melihat statistik dari Squid, besarnya Request Hit Ratio, Byte Hit Ratio, cache client list, event queue, Request Memory Hit Ratios, Request Disk Hit Ratios, cache utilization, dll

Jadi nggak perlu di trap menggunakan mrtg ataupun sarg, srg, squidview, dll, karena cachemgr.cgi ini sudah cukup powerfull dan enaknya cachemgr.cgi ini tidak membutuhkan banyak resource.

Cuman….. report yang dihasilkan agak sedikit susah dibaca oleh orang awam seperti saya 🙂

Monitoring Trafik Gateway/Proxy dengan CACTI di Ubuntu Server 8.04

Cacti adalah salah satu aplikasi open source yang berfungsi untuk memonitoring network, baik dalam bentuk server maupun device yang lain yang kemudian menampilkannya dalam bentuk grafik. Semuanya dikemas secara intuitif, mudah digunakan, mudah dipahami baik penggunaan untuk local area network hingga network yang kompleks dengan ratusan device.

Disini kita akan mencoba menampilkan grafik trafik dari eth0 dan eth1 dari sebuah mesin Proxy, langsung saja, ini adalah step-step instalasi dan konfigurasinya :

* Install paket-paket yang dibutuhkan

$ sudo aptitude install mysql-server cacti snmpd

Jangan lupa konfigurasi sekalian databasenya, dengan mengikuti wizard yang tampil sesaat setelah menjalankan command diatas.

* Konfigurasi snmp

$ cd /etc/snmp/
$ sudo cp snmpd.conf snmpd.conf.bak
$ sudo -i
$ echo “rocommunity pr0xy” > snmpd.conf
(pr0xy adalah nama community yang akan digunakan)

$ sudo vim /etc/default/snmpd

Agar snmp tidak hanya berjalan di localhost, silahkan edit baris berikut :

SNMPDOPTS=’-Lsd -Lf /dev/null -u snmp -I -smux -p /var/run/snmpd.pid 127.0.0.1

Menjadi :

SNMPDOPTS=’-Lsd -Lf /dev/null -u snmp -I -smux -p /var/run/snmpd.pid’

Setelah itu kita restart daemon snmpd nya

$ sudo /etc/init.d/snmpd restart

* Test konfigurasi snmp nya

snmpwalk -Os -c pr0xy -v 1 localhost system

Jika hasilnya timeout, berarti ada yang salah dengan konfigurasi snmp nya, silahkan dicek kembali.

* Konfigurasi cacti

Buka browser kemudian ketikkan ipaddress server cacti, nanti akan muncul halaman instalasi cacti, ikuti saja sampai selesai, pastikan semua requirementnya terpenuhi, dan pastikan semua berjalan tanpa error.

http://192.168.0.1/cacti/

Setelah selesai kita akan dihadapakan dengan form login, silahkan login dengan menggunakan Username : admin & Passsword : admin, kemudian silahkan ganti password admin tersebut.

Posisi kita sekarang ada di halaman administrasi cacti, langsung saja kita ke “Host Template”, kemudian klik “Local Linux Machine”

Kemudian tambahkan “Interface – Traffic (bit/sec)” ke “Associated Graph Templates” dan “SNMP – Interface Statistics” ke “Associated Data Queries”, kemudian simpan.

Langkah selanjutnya kita klik “Devices” kemudian klik tombol “add” sebelah kanan atas, dan masukkan informasi-informasi berikut:

Description : Proxy
Hostname : 192.168.0.1
Host Template : Local Linux Machine

Downed Device Detection : Ping and SNMP
Ping Method : UDP Ping
Ping Port : 23
Ping Timeout Value : 400
Ping Retry Count : 1

SNMP Version : Version 1
SNMP Community : pr0xy
SNMP Port :    161
SNMP Timeout : 500
Maximum OID’s Per Get Request : 10

Kemudian simpan konfigurasi diatas, kemudian klik “Create Graphs for this Host” disebelah kanan atas.

Checklist pada “Create: Interface – Traffic (bits/sec)” dan jangan lupa checklist juga “eth0” dan “eth1” pada kolom “Data Query [SNMP – Interface Statistics]”

Setelah selesai jangan lupa letakkan dua graph yang barusan kita buat tersebut ke Tree agar bisa dilihat hasilnya.

Screenshoot hasil akhir

cacti-fix

Postingan gado-gado…

Postingan gado-gado…

  • Blankon 4 (Meuligoe) dah rilis, beritanya ada di http://blankonlinux.or.id/siaran-pers.html, tampil dengan logo baru…
  • CD Ubuntu Intrepid Ibex dari shipit sudah datang… satu buah Ubuntu Intrepid Ibex Desktop edition, satu buah Ubuntu Intrepid Ibex Server Edition, dan satu buah Kubuntu Intrepid Ibex, thanks Ubuntu…
  • Baru tau klo sshfs butuh openssh-server, dan dapet ilmu baru tentang autofs… (hasil lokakarya BlankOn, thanks guys)
  • Kaos Suse dan Firefox pesanan dari Baliwae sudah sampai… tambah satu lagi koleksi kaos Linux dan Opensource nya 🙂
  • Dapet Honor dari YPLI, karena ikutan ngetes BlankOn, hehehe…. (lumayan bisa buat bayar tagihan internet setahun…)

Ternyata susah juga ya melihara Blog biar uptodate, sampe-sampe musti bikin postingan gado-gado, hehehe…