Pecel Pincuk Kalibata

Hari ini adalah hari libur Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, untuk mengisi liburan disamping ngenet dikosan, akhirnya diputuskan untuk kembali kuliner… sekarang adalah “Pecel Pincuk Kalibata” yang jadi obyek kuliner… πŸ™‚

Tempatnya berada di depan TPU Kalibata, agak panas sih, tapi ramenya minta ampyun… pengunjung berpenuh-sesak memenuhi tempat ini sampai-sampai musti antri untuk bisa makan di tempat, kecuali jika ingin dibawa pulang… πŸ™‚

Disamping pecel, ada juga makanan pelengkap, seperti tahu bacem, tempe bacem, peyek, kerupuk udang, dan lain-lain, pokonya mak nyus….!!! (minjem istilah Pak Bondan)

Berikut beberapa hasil capture di TKP πŸ™‚

Telkomsel Flash, Nokia 6233, KPPP, Great…!!!

Akhirnya kesempatan nyobain koneksi 3G di Ubuntu (walau belum 3.5G, hehehe) datang juga :), kemarin dapet pinjaman HP Nokia 6233 yang punya fasilitas modem 3G, iseng-iseng berhadiah nyobain koneksi 3G menggunakan handphone tersebut, kebetulan saya menggunakan kartu Hallo, serta tools dialup kesayangan saya, kppp

Berikut sedikit dokumentasinya :

Pertama-tama dan yang paling utama adalah mengkoneksikan notebook dengan HP Nokia 6233 menggunakan bluetooth, step-step nya bisa dilihat di tulisan saya sebelumnya “Ubuntu + Bluetooth + GPRS Hallo”.

Kemudian ada beberapa konfigurasi string modem yang musti ditambahkan, karena saya ingin menggunakan koneksi Telkomsel Flash time based.

Tambahkan string berikut di menu “Modem Command” kppp.

AT+CGDCONT=1,”IP”,”flash”

Dan inilah alasan saya memilih kppp sebagai tools yang saya gunakan, tersedia detail report statistics dari proses koneksi yang saya gunakan πŸ™‚

Apabila setting yang kita lakukan benar, maka ketika kita melakukan koneksi ke internet pertama kali, maka kita akan diredirect ke halaman “Telkomsel Flash”.

Semoga bermanfaat, Amien…

Virtual Server di HostOS yang tidak mempunyai GUI

Menyangkut pertanyaan saya di milis id-ubuntu tentang Virtual Server di HostOS yang tidak punya GUI, ternyata “VirtualBox Headless Server” bisa menjadi solusi buat saya… terima kasih buat teman-teman milis id-ubuntu yang sudah membantu… πŸ™‚

Sekedar sharing, untuk langkah-langkah instalasi dan konfigurasinya bisa dilihat di HOWTO: Setup Headless Sun xVM VirtualBox 1.6 on Ubuntu Server 8.04.

Dan jika kita ingin GuestOS itu nantinya juga bisa diremote melalui ssh, maka ada sedikit trik tambahan, yaitu :

Jalankan 3 baris command berikut di HostOS (Ubuntu)

# VBoxManage setextradata [GuestOS-name] “VBoxInternal/Devices/pcnet/0/LUN#0/Config/ssh/Protocol” TCP
# VBoxManage setextradata [GuestOS-name] “VBoxInternal/Devices/pcnet/0/LUN#0/Config/ssh/GuestPort” 22
# VBoxManage setextradata [GuestOS-name] “VBoxInternal/Devices/pcnet/0/LUN#0/Config/ssh/HostPort” 2222

Silahkan ganti [GuestOS-name] dengan nama GuestOS yang terinstall di VirtualBox.

Di VirtualBox ini, untuk network saya set menggunakan NAT, dan ketika instalasi GuestOS selesai, maka otomatis kita bisa menggunakan koneksi internet yang ada pada HostOS (Ubuntu).

Oh ya, untuk ssh ke GuestOS silahkan gunakan command :

# ssh IP_HostOS -l username -p 2222

Untuk mengaktifkan service apache sehingga bisa diakses dari luar, maka perlu menjalankan 3 baris command berikut di HostOS (Ubuntu)

# VBoxManage setextradata [GuestOS-name] “VBoxInternal/Devices/pcnet/0/LUN#0/Config/apache/HostPort” 8900
# VBoxManage setextradata [GuestOS-name] “VBoxInternal/Devices/pcnet/0/LUN#0/Config/apache/GuestPort” 80
# VBoxManage setextradata [GuestOS-name] “VBoxInternal/Devices/pcnet/0/LUN#0/Config/apache/Protocol” TCP

Untuk mengakses webservernya, silahkan pointing ke http://IP_HostOS:8900

Sekian mudah-mudahan bermanfaat… πŸ™‚

Kupat Tahu Magelang, Akhirnya…

Setelah sekian lama ngidam “Kupat Tahu Magelang”, akhirnya kemarin Sabtu 12-07-08 terpenuhi juga :), lokasinya di Jl. Lenteng Agung, namanya “Kupat Tahu Magelang Mbak Anna”, lokasinya sejuk, dan enak buat kongkow-kongkow, menu yang tersedia juga beragam, bukan hanya “Kupat Tahu” Magelang tapi ada juga “Sop Senerek” khas Magelang, “Bakso Uleg” khas Temanggung, Rica-Rica Enthog (sejenis bebek), Tempe mendoan…dll

Setiap tahun saya selalu pulang ke Magelang minimal 2 kali dalam setahun, tapi selalu saja tidak punya waktu (sok sibuk) untuk sekedar hunting “Kupat Tahu”.

Yang khas dari makanan ini adalah, rasa kuah yg pedas dan manis, berbeda dengan Ketoprak Jakarta yang berkuah kental, Kupat Tahu Magelang ini kuahnya cair (agak kental), rasanya sangat berbeda dengan “Ketoprak” di Jakarta, walau tampilannya sedikit sama, pokoknya rasanya “nagihin” deh… πŸ™‚

Berikut gambar dari sisa-sisa Kupat Tahu yang kemarin disantap…

Menampilkan lagu dari Amarok pada Status Pidgin

Anda ingin menampilkan lagu yang sedang Anda dengarkan di Amarok pada status Pidgin?, caranya mudah, tinggal download plugins nya kemudian install… πŸ™‚

Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

– Download plugin yang bernama AmarokPidgin

– Buka Amarok, pointing ke Tools –> Script Manager

Pilih “Install Script” kemudian arahkan ke directory letak dimana plugin AmarokPidgin yang Anda download tadi.

Jika instalasi berhasil maka kita akan menemukan popup konfirmasi seperti dibawah ini:

– Apabila telah berhasil, maka kita tinggal menjalankan plugin AmarokPidgin tersebut dengan meng-klik tombol “Run”

– Langkah terakhir adalah, pilih status “Media” pada kolom status di Pidgin Anda untuk menampilkan lagu yang sedang anda dengarkan saat itu.

Dan lihatlah… betapa coolnya Anda… πŸ™‚

Berita terselubung dibalik “Release openSUSE 11.0”

Sebenernya ini berita dah basi… tapi… no what-what lah… πŸ™‚

OpenSUSE
OpenSUSE

Dikutip dari http://news.opensuse.org :

Thursday, June 19th, 2008

The openSUSE Project is proud to announce the release of openSUSE 11.0 β€” everything you need to get started with Linux on the desktop and on the server. Promoting the use of Linux everywhere, the openSUSE Project provides free, easy access to the world’s most usable Linux distribution, openSUSE.

The 11.0 release of openSUSE includes more than 200 new features specific to openSUSE, a redesigned installer that makes openSUSE even easier to install, faster package management thanks to major updates in the ZYpp stack, and KDE 4, GNOME 2.22, Compiz Fusion, and much more.

Read more…

Trus apa berita tersebungnya?

Berita terselubungnya adalah, ternyata pas hari itu juga (tanggal 19 Juni 2008), Ane Ulang Tahun… :p, hehehhee… nggak penting banget ya… πŸ™‚

Flashdisk Ubuntu Installer

Pernahkan Anda dihadapkan pada situasi dimana kita ingin menginstall Ubuntu pada sebuah komputer tetapi komputer tersebut tidak mempunyai CDROM/DVDROM?

Jika pernah, don’t worry… ada cara cepat menginstall Ubuntu ke komputer yang tidak mempunyai CDROM/DVDROM, yaitu menggunakan media flashdisk.

Berikut saya tuliskan tutorial sederhana bagaimana cara membuat “Flashdisk Ubuntu Installer”, dengan catatan, untuk meng-create “Flashdisk Ubuntu Installer” ini harus dilakukan di komputer yang mempunyai CDROM/DVDROM, kecuali jika kita mempunya file .iso dari Installer Ubuntu, maka kita bisa melakukan proses pembuatan “Flashdisk Ubuntu Installer” ini dengan cara melakukan mount iso tersebut, menjadi semacam virtual CDROM (mount .iso tidak dibahas disini)

Pembuatan “Flashdisk Ubuntu Installer” caranya sangat mudah, dengan requirement :

  • Flashdisk dengan space aman 1 GB
  • CD Installer Ubuntu
  • Fasilitas “Boot from USB” di BIOS
  • Tools “liveusb”

Langkah pertama, tambahkan “software source” di /etc/apt/sources.list

$ sudo gedit /etc/apt/sources.list

tambahkan dua baris berikut:

deb http://ppa.launchpad.net/probono/ubuntu hardy main
deb-src http://ppa.launchpad.net/probono/ubuntu hardy main

Simpan kemudian lakukan update daftar paket

$ sudo apt-get update

Setelah proses update daftar paket selesai, lakukan instalasi program yang bernama “liveusb”

$ sudo apt-get install liveusb

Setelah program “liveusb” terinstall, kita langsung bisa lakukan proses pembuatan “Flashdisk Ubuntu Installer”.

Pointing ke System -> Administration -> Install Live USB

maka akan tampil program seperti dibawah ini :

Oh ya jangan lupa untuk memasukkan terlebih dahulu CD installer Ubuntu kedalam CDROM, jika tidak, maka akan tampil error seperti dibawah ini :

Setelah program liveusb tampil, kita tinggal mengikuti wizard yang disediakan dengan meng-klik next-next saja hingga finish, awas… program ini akan menghapus semua data yang ada di flashdisk, jadi jika terdapat data penting di dalam flashdisk tersebut, silahkan backup terlebih dahulu.

Pastikan tidak ada error yang muncul selama proses berlangsung hingga finish, dan sekarang flashdisk Anda sudah siap digunakan sebagai “Ubuntu Installer”.

Untuk membuktikan bahwa proses diatas berhasil, silahkan reboot komputer Anda kemudian setting BIOS agar urutan boot menunjuk pada “boot from usb”, kemudian save settingan BIOS tersebut.

Jika tampilan awal menampilkan proses livecd seperti livecd dari cd installer Ubuntu, maka itu berarti proses yang kita lakukan diatas berhasil, dan jika tidak, maka kesalahan bukan pada komputer Anda, melainkan ada pada diri Anda sendiri, hehehe…

Sources:
[0] http://news.softpedia.com/news/Alternative-Installation-Methods-for-Hardy-86977.shtml
[1] https://launchpad.net/~probono/+archive