ZFS, sebuah catatan kecil

Sekedar catatan ketika mencoba ZFS di Solaris Express 5.11 di vmware, mudah-mudahan bermanfaat, amien… 🙂

Create mirror pool dengan nama “bigpool”

bash-3.2# zpool create bigpool mirror c0d1 c1d1

Check partisi apakah benar menggunakan ZFS filesystem

bash-3.2# fstyp /dev/dsk/c0d1s0
zfs

List ZFS yang ada

bash-3.2# zpool list
NAME SIZE USED AVAIL CAP HEALTH ALTROOT
bigpool 3.97G 898K 3.97G 0% ONLINE –

Mengaktifkan fitur compression di pool

bash-3.2# zfs set compression=on bigpool

Create home direktori filesystem dan di mount ke /export/home

bash-3.2# zfs create bigpool/home
bash-3.2# zfs set mountpoint=/export/home bigpool/home

Mengaktifkan NFS-export secara Otomatis disemua home direktori

bash-3.2# zfs set sharenfs=rw bigpool/home

Create home direktory untuk masing-masing user

bash-3.2# zfs create bigpool/home/arya
bash-3.2# zfs create bigpool/home/dhani
bash-3.2# zfs create bigpool/home/manda

List ZFS yang ada sekarang :

zfs1.jpg

Setting quota masing-masing user

bash-3.2# zfs set quota=300m bigpool/home/arya
bash-3.2# zfs set quota=200m bigpool/home/dhani
bash-3.2# zfs set quota=100m bigpool/home/manda

List ZFS yang ada sekarang dengan quota yang telah diset sebelumnya

zfs2.jpg

Menambah quota masing-masing user (fitur ini sangat terasa mudah sekali dibandingkan jika kita extend partisi di filesystem lain)

bash-3.2# zfs set quota=150m bigpool/home/manda
bash-3.2# zfs set quota=210m bigpool/home/dhani

List ZFS yang ada, dengan quota yang telah di extend

zfs3.jpg

Untuk menambah space ke pool

bash-3.2# zpool add bigpool mirror c2d1 c3d1

Membuat snapshot direktori arya

bash-3.2# zfs snapshot bigpool/home/arya@today

Mengembalikan snapshot ke snapshot sebelumnya

bash-3.2# zfs rollback bigpool/home/arya@yesterday

Jika ingin mencoba Administrasi ZFS via GUI bisa juga dengan menjalankan service “smcwebserver”

# /usr/sbin/smcwebserver start

Kemudian arahkan web browser ke https://nama_host:6789

Ini adalah screenshoot dari ZFS GUI :

ZFS GUI_1 zfs_gui.jpg

ZFS on Linux

ZFS adalah filesystem buatan Sun Microsystem yang didesign khusus untuk Operating System Solaris atau OpenSolaris, Linus Torvalds menyebut ZFS sebagai salah satu “very few bright spots” di Solaris.

Seperti diketahui bahwa ZFS mempunya berbagai fitur modern yang tidak dimiliki oleh filesystem lain, diantaranya :

  • Memiliki kemampuan pemeriksaan integritas data yang menyeluruh menggunakan mekanisme checksum dan transactional copy-on-write yang canggih, jadi di setiap file yang disimpan dengan ZFS akan dicek integritas nya dengan Checksum, jadi jika suatu saat nilai checksum ini berubah, kita dapat mengetahui kalau file ini corrupt.
  • Pool-wide striping dinamis yang dimiliki ZFS memungkinkan adanya peningkatkan bandwidth I/O secara otomatis saat terjadi penambahan storage, membuat partisi menjadi semudah membuat folder, belum lagi sensor pre-fetch yang dapat dengan cerdas membaca pola data untuk lebih mendongkrak kinerja.
  • Merupakan satu-satunya file system 128-bit yang dapat menampung data dengan kapasitas hampir tidak terbatas, mampu menangani skala yang besar, compression built-in, serta fasilitas snapshot dan clone yang canggih.
  • Proses checking filesystem yang cepat apabila terjadi proses force reboot ataupun power failure.

Seperti diketahui juga bahwa lisensi dari filesystem ZFS ini adalah Sun’s CDDL license, inilah yang membuat filesystem ZFS ini tidak bisa native di linux, karena bertentangan dengan lisensi yang dimiliki oleh Linux yaitu GPL.

Ada info menarik tentang keberadaan ZFS ini di Linux, karena ada sebuah project bernama ZFS on FUSE/Linux yang sedang dirintis oleh seorang programmer asal Portugal bernama Ricardo Correia, yang bertujuan melakukan porting ZFS ke FUSE framework, jadi jika project ini berhasil maka pengguna Linux akan bisa menikmati fitur-fitur ZFS yang canggih.

Fuse ini telah di diimplementasikan pada NTFS filesystem; NTFS-3g, dengan hasil yang baik.

Untuk mengikuti perkembangan dari project Porting “ZFS on Fuse” ini, silahkan langsung menuju ke ZFS on FUSE blog.

Referensi :

Lagu Cinta – Ungu

Di saat waktu berhenti
Mengikuti semua langkah-langkahku
Kau adalah satu-satunya
Yang kuharap hadir dalam hidupku

Di saat mentari berhenti
Mencoba menghangati tubuhku
Kau adalah satu-satunya
Yang kutunggu hadir dalam jiwaku

Menerangi setiap sudut ruang hatiku
Memberikan kekuatan dalam setiap langkahku

Lagu cinta untukmu
Dari lubuk hatiku
Yang akan slalu ku nyanyikan
Sampai akhir hidupku

Lagu rindu untukmu
Dari dasar jiwaku
Yang akan slalu ku nyatakan
Diseluruh hidupmu

Blocking “Spam with URL & IP Address Content”

Akhirnya Spam BestGolova.com bisa dibantai juga :), setelah berhari-hari sempet stress, sebel, bete, dengan kelakuan spam ini, berhari-hari googling dan trial error, tapi email spam ini tetap masih bisa masuk ke mailbox.

Sebenarnya kuncinya simple, yaitu “bagaimana caranya mem-block email yg kontennya terdapat kata-kata atau url xxx@BestGolova.com”

Dan inilah caranya, yaitu dengan menambahkan rule ini ke Spamassassin, tepatnya di konfigurasi local.cf, di mail server saya file local.cf terdapat di folder /etc/mail/spamassassin/

describe PWC_URI_1 URI contains BestGolova.com
uri PWC_URI_1 /BestGolova\.com/i
score PWC_URI_1 10

Ket : Score disini bisa diset berapa saja… tergantung konfigurasi Spamassassinnya, mau ditulis 50, 100, 150 tidak apa-apa karena dengan score 50, 100, 150 maka secara otomatis email ini akan di deteksi sebagai spam :).

Ada juga cara “bagaimana caranya mem-block email yg kontennya terdapat ip address”, misalkan kita ingin memblock email spam yg kontennya selalu berisikan ip address 115.170.238.19, maka kita bisa terapkan rule seperti dibawah ini:

describe PWC_URI_2 URI contains 115.170.238.19
uri PWC_URI_2 /115\.170\.238\.19/i
score PWC_URI_2 20

Hasilnya… setelah saya coba kirim email ke mail server saya yang mana isinya saya kasih konten BestGolova.com maupun dengan konten 115.170.238.19, gotcha… email tersebut langsung di deteksi sebagai spam 🙂

Sekian tip dan triknya, mudah-mudahan bisa bermanfaat… Amien…!!!

Semut Dan Gajah

Sungguh tulisan dan cerita yang sangat inspiratif, itulah kesan yang muncul ketika membaca tulisan dan cerita ini, setuju dengan apa yang tertulis dalam cerita tersebut, bahwa “Kehidupan haruslah menjadi perjalanan yang bermakna, bukan sekedar perjuangan untuk bertahan hidup”

Ini adalah penggalan cerita tersebut,

Pernahkah Anda merasakan, betapa Anda sudah bekerja keras siang malam untuk mewujudkan apa yang Anda inginkan, namun sepertinya nasib malah membawa Anda ke arah yang berlawanan? Anda sudah bekerja keras untuk mewujudkan impian-impian Anda, namun sepertinya Anda malah dibawa menuju ke tempat lain, yang jauh dari mimpi Anda? Jika YA, maka nasib Anda sama dengan nasib seekor semut yang hidup dipunggung seekor gajah. Bayangkan saja, sang semut sudah capek-capek berjalan menuju timur, kalau gajahnya berjalan menuju barat, maka sama saja semut tadi akan menuju barat, bukan timur.

Untuk lengkapnya silahkan dibaca langsung di “Catatan Fauzi Rachmanto”

Spam BestGolova.com ngebete-in…!!!

Hello! I am tired this afternoon. I am nice girl that would like to chat with you. Email me at Birgit@BestGolova.com only, because I am using my friend’s email to write this. I will show you some of my private pictures

Hello! I am tired today. I am nice girl that would like to chat with you. Email me at Emilia@BestGolova.com only, because I am using my friend’s email to write this. Hope you like my pictures.

Hello! I am bored this afternoon. I am nice girl that would like to chat with you. Email me at Gunilla@BestGolova.com only, because I am using my friend’s email to write this. I want to show you some pictures.

Ini adalah email-email spam yang beberapa hari ini menyibukkan saya, satu jenis sih…, tapi diblok susahnya minta ampun :(, selalu berganti-ganti sender email, IP address pengirim, tetapi isinya identik mirip, anehnya email spam ini hanya masuk ke satu user/mailbox saja, user-user yang lain dalam domain yang sama tidak pernah mendapatkan email spam ini.

Saya sudah coba latih Spamassassin menggunakan “sa-learn –spam” untuk email-email spam tersebut, tetapi tetep saja email spam tersebut bisa nembus masuk ke mailbox, saya juga dah coba blog kata-kata yang ada di email spam tersebut (BestGolova.com, @BestGolova.com) di qtrap.sh, tetapi tetep saja, email spam tersebut bisa masuk ke mailbox 🙁

Mail server ini saya set agar email yang di-tag sebagai SPAM, maka akan langsung di delete, tidak masuk ke mailbox maupun di quarantine, scoring yang saya pasang di Spamassassin adalah 3.5, dengan penambahan pyzor, razor, dcc, rblsmtpd, serta rule-rule rulesemporium.

Buat yang tau cara ngeblok spam tersebut mohon advise nya, udah bete banget 🙁

FYI mail server menggunakan “Qmailrocks” dengan duet Qmail-Scanner & Spamassassin sebagai anti spam nya.

Resize image jadi lebih mudah dengan “nautilus-image-converter”

Resize image secara bersamaan? itumah bukan hal yang sulit buat Ubuntu :), hanya dengan meng-install nautilus-image-converter, maka kita bisa melakukan hal tersebut 🙂

Nautilus-image-converter ini juga bisa berfungsi untuk merotasi atau memutar image sesuai keinginan kita 🙂

# sudo apt-get install nautilus-image-converter
# reboot (atau cukup dengan merestart nautilus)

Inilah screenshootnya 🙂

Nautilus image converter Nautilus image converter

Ubuntu, CuteCom dan Storage Navigator Modular

Setelah hampir tiga bulan yang lalu, semenjak bergabung di perusahaan baru, ada dua software yang saya rasa sangat saya butuhkan dalam mengerjakan pekerjaan sehari-hari, yaitu software untuk konek ke serial port mesin SUN, dan software untuk Management Storage (HDS).

Awalnya saya sangat bergantung dengan SecureCRT dan Hyperterminal untuk konek ke mesin SUN menggunakan serial kabel, dan SNM (Storage Navigator Modular) untuk management storage (HDS), yang mana SNM ini memerlukan java untuk bisa running.

Tentunya…. ini semua saya lakukan di lingkungan Windows :), karena saya pikir waktu itu, software SNM ini hanya bisa dijalankan di Windows saja, lebih tepatnya Windows XP, karena jangankan Linux, Windows Vista saja selalu trouble jika menjalankan software SNM ini 🙂

Back to Ubuntu, setelah googling dan bertanya-tanya dengan teman-teman yang juga sering menggunakan dua software tersebut, akhirnya saya menemukan CuteCom sebagai pengganti SecureCRT serta Hyperterminal, dan SNM for linux untuk menjalankan SNM under Linux.

Pertanyaannya, mengapa saya memilih CuteCom dibanding minicom?, jawabannya simple, karena CuteCom ini bisa dijalankan secara GUI, cara menginstallnya-pun mudah, tinggal sudo “apt-get install cutecom”, karena CuteCom ini sudah tersedia dalam repository Ubuntu 🙂

Ini adalah screenshoot dari dua software tersebut.

cutecom Storage Navigator Modular

Perjalanan Manusia

Bahwasanya dunia ini adalah tempat singgah untuk sementara waktu bukan tempat tinggal yg sebenarnya, sedangkan manusia yg didalamnya selaku musafir yg sedang berkelana.

Awal pertama manusia singgah dalam perut ibunya,dan terakhir manusia singgah di liang kubur, manusia masih dalam perjalanan dan yang dituju adalah kampung halaman yang kekal yaitu Akhirat.

Maka tiap-tiap tahun yg telah dilalui oleh umurnya laksana satu perhentian, tiap bulan yg telah lewat adalah selaku istirahat, dan tiap minggu yg dilewatinya selaku suatu kampung yang ditemuinya dalam perjalanan, setiap hari selaku satu pal yg ditempuhnya, setiap detik yg dinafaskannya selaku satu langkah yg dijalani, dan setiap nafas yg dihembuskannya akan mendekatkan dirinya ke pintu akhirat.

Dengan demikian manusia makin dekat ke pintu kubur dan makin renggang dari dunia yang fana ini.

– Kahlil Gibran –