Install Ansible Versi 2.x di Debian 8 (Jessie)

Seperti telah diketahui bahwa Ansible baru saja merilis versi terbaru (versi 2) yang tentunya dengan tambahan berbagai fitur dan perbaikan.

Tutorial ini adalah langkah-langkah cara memasang Ansible terbaru di debian 8 (jessie).

Cara paling mudah adalah menggunakan apt-get install, tapi dengan cara ini versi ansible yang terinstall belum versi yang terbaru, masih versi 1.7.2.

Nah berhubung kita akan memasang ansible versi terbaru, maka kita bisa melakukan langkah-langkah berikut.

Sampai tahap ini, instalasi ansible sudah selesai, periksa menggunakan perintah berikut.

Dalam tutorial ini saya mencoba ansible menggunakan dua host, satu untuk controller (ansible01), dan satu lagi untuk node remote (ansible02), kedua mesin menggunakan domain example.com.

Untuk itu kita masukkan node yang akan di-manage ke dalam berkas hosts.

Untuk proses deployment ke node-node yang akan di-manage, buat ssh keys di node controller kemudian salin ke node-node yang akan di-manage, dalam hal ini adalah node ansible02.

Pastikan juga di node ansible02 sudah terinstall ansible dengan baik.

Kemudian test menggunakan module ping yang sudah tersedia di ansible.

Jika hasilnya muncul error seperti berikut, maka langkah yang perlu kita lakukan adalah sebagai berikut.

Kemudian periksa kembali dengan menjalankan perintahg sebelumnya.

Berhasil, saatnya mencoba dengan module-module ansible yang lain.

Sip, ansible siap untuk digunakan, selamat mencoba!.

Referensi : http://blog.programster.org/debian-8-install-ansible/

Share it now...
Share on FacebookTweet about this on TwitterEmail this to someoneShare on Google+

Instalasi ownCloud di BlankOn Suroboyo

ownCloud menyediakan akses universal ke file Anda melalui web, komputer atau perangkat mobile Anda dimanapun Anda berada. ownCloud juga menyediakan platform untuk dengan mudah melihat dan melakukan sinkronisasi kontak, kalender dan bookmark di semua perangkat Anda dan memungkinkan Anda melakukan pengeditan langsung melalui web.

Kalimat diatas adalah kutipan dari web resmi ownCloud, menarik bukan?

Dan ini adalah langkah-langkah jika hendak melakukan instalasi ownCloud di BlankOn Suroboyo. Sebagai tambahan informasi, saat artikel ini ditulis, versi ownCloud yang ada di repositori BlankOn adalah ownCloud versi 5.0, sedangkan kemarin tanggal 12/11/2013 ownCloud merilis ownCloud 6 Community Edition.

Langkah pertama, atur komputer/server agar bisa terkoneksi ke internet, kebetulan saya menggunakan Proxy.

Setelah proses instalasi ownCloud selesai, kita buat satu buah database yang akan digunakan oleh ownCloud.

Database yang akan kita gunakan adalah “0wncl0ud” sedangkan user databasenya adalah “petruk” dan passwordnya adalah “S4mpl3P@ssw0rd”.

Setelah proses pembuatan database selesai, saatnya melakukan konfigurasi ownCloud, arahkan web browser anda ke http://ip_server_ownCloud/owncloud dan ikutin langkah-langkahnya hingga selesai, disana akan ditanyakan database yang digunakan, username & password user databasenya.

Selamat, Anda telah berhasil melakukan instalasi ownCloud. Setelah sukses melakukan instalasi, bagaimana mendapatkan apps dan melakukan instalasinya?

Caranya buat Anda yang seorang Programmer mungkin Anda bisa membuatnya sendiri, untuk yang bukan Programmer Anda bisa mendownload apps yang sesuai dengan keinginan Anda dari web apps ownCloud.

Untuk instalasinya silahkan download apps yang diinginkan, letakkan pada folder “/usr/share/ownCloud/apps”, extract dan enable-kan apps yang baru diinstall via web konsolnya.

Mudah bukan? selamat mencoba.

Sumber :

Share it now...
Share on FacebookTweet about this on TwitterEmail this to someoneShare on Google+

Langkah-langkah instalasi osTicket di Debian Wheezy

osTicket is the world’s most popular and trusted open source customer support ticketing system. osTicket is designed to help you improve customer service by providing your staff with a customer support platform they need to deliver fast, effective and measurable support.

osTicket is a FREE, open source software released under GPL license. Our core features and usability not only rival, but also exceed those of most bloated commercial helpdesk solutions.

osTicket is powerful, yet simple to use. This ensures that your staff can quickly begin using the system without any headaches or hassles, and with very little or no training.

Itu adalah kutipan dari website resminya tentang apa itu osTicket dan apa gunanya osTicket, dan berikut ini adalah langkah-langkah instalasinya:

Akses ke http://ip_server/osticket
Ikuti langkah-langkah instalasinya hingga selesai, jika ada error maka akan tampil di halaman instalasi tersebut.

Untuk keamanan, setelah instalasinya selesai, lakukan hal dibawah ini:

osticket

Sekian dan semoga bermanfaat.

Share it now...
Share on FacebookTweet about this on TwitterEmail this to someoneShare on Google+

Apache OCF resource agent tidak mau start ketika modul SSL diaktifkan

Lagi-lagi masih seputar pacemaker dan apache2, setelah kemarin ketemu masalah, sekarang ketemu lagi masalah Apache OCF resource agent tidak mau start saat server direstart, akhirnya ketemu… ternyata dikarenakan folder /var/run/apache2 nya hilang/dihapus ketika server direstart, sedangkan /var/run/apache2 digunakan oleh apache jika SSL module diaktifkan.

Error log di apache :

Ternyata ini adalah bug resource-agents

Solusinya adalah di-patch atau tambahkan di script OCF apachenya agar membuat folder /var/run/apache2 sebelum apachenya start.

Semoga bermanfaat…

Share it now...
Share on FacebookTweet about this on TwitterEmail this to someoneShare on Google+

Pacemaker Alert via email

Lagi-lagi tentang pacemaker, Anda ingin menerima alert via email jika terjadi sesuatu dengan Cluster Anda? Anda cukup menjalankan langkah berikut di semua node cluster Anda.

Pasang di /etc/rc.local agar ketika server direstart, perintah diatas akan dijalankan secara otomatis.

Hasilnya Anda akan menerima email alert seperti berikut:

Status OK

Salah satu resource failed

Share it now...
Share on FacebookTweet about this on TwitterEmail this to someoneShare on Google+

Apache tidak bisa start di node cluster Pacemaker

Jika Anda pengguna cluster pacemaker, dan menemukan error seperti dibawah ini saat resource apache2 tidak mau start dan isi dari error log tidak menunjukkan clue yang berarti :

Anda bisa mencoba langkah berikut, langkah ini sudah saya coba dan menyelesaikan masalah saya.

Tambahkan baris berikut di apache2.conf (saya menggunakan Debian 7.1)

Kemudian restart resource apachenya.

Share it now...
Share on FacebookTweet about this on TwitterEmail this to someoneShare on Google+

Membuat virtual machine di Virtualbox menggunakan Command Line

Dalam tulisan ini, Host OS menggunakan Debian wheezy, kemudian diinstall virtualbox versi 4.1.18 dan Extension_Pack-4.1.8.

Untuk Guest OS nya diberi nama “wheezy” yang akan di-install Debian Wheezy netinst menggunakan berkas iso “debian-7.1.0-i386-netinst.iso” yang sebelumnya sudah diunggah ke “/home/vbox” yang merupakan home folder dari user “vbox” selaku user virtualbox.

Install virtualbox

Buat user vbox

Mulai tahapan pembuatan virtual machine-nya.

Check interface yang kita gunakan, karena kita akan menggunakan interface tersebut nantinya.

Periksa konfigurasi yang barusan kita lakukan

Proses pembuatan harddisk, dengan format VDI (bisa juga diset ke VMDK atau VHD)

Pasang disk yang tadi kita buat

Pasang berkas iso debian-7.1.0-i386-netinst.iso

Meng-enable remote desktop, untuk kemudahan dalam proses instalasi Guest OS nantinya.

Start vm yang sudah dibuat

Muncul keterangan bahwa VRDE sudah listen di port 3389, artinya saatnya kita lakukan remote desktop menggunakan remote dektop fasilitas dari Windows.

vrde_virtualbox

Sekian dan semoga bermanfaat.

Share it now...
Share on FacebookTweet about this on TwitterEmail this to someoneShare on Google+

Langkah-langkah downgrade versi PHP di Debian Wheezy

Ceritanya mau mindahin aplikasi dari server sebelah ke Debian Wheezy, dan developernya minta di downgrade PHP nya dari 5.4 ke 5.3, alasannya musti ngedit code & framework kalau tetep dipaksain menggunakan PHP 5.4.

Google sebentar, nemu link dan cobain, Alhamdulillah berhasil.

Periksa php dan module versi 5.4 yang terpasang :

Sunting berkas /etc/apt/preferences.d/preferences dan sesuaikan dengan kebutuhan Anda, silahkan dibuat jika berkas tersebut tidak ada.

Hapus paket-paket PHP versi 5.4 beserta modul-modulnya.

Install paket  PHP 5.3 beserta modul-modul yang dibutuhkan.

Install juga paket-paket tambahannya

Periksa list paket PHP dan modul-modul yang terinstall.

Share it now...
Share on FacebookTweet about this on TwitterEmail this to someoneShare on Google+

Pacemaker, Corosync, DRBD, Apache, PHP dan MySql di Debian 7 “Wheezy”

Ini adalah catatan kecil tentang bagaimana melakukan instalasi dan konfigurasi cluster di Debian 7 (Wheezy), dalam tutotial singkat ini, Perangkat lunak yang digunakan adalah, Pacemaker, Corosync, DRBD, Apache, PHP dan MySql.

Tujuan akhir dari konfigurasi ini adalah membuat cluster aktif-pasif dengan menggunakan dua node (dalam tutorial ini menggunakan nama “satu” dan “dua”) yang mana kedua node tersebut bisa melakukan failover jika salah satu node  mengalami kerusakan. Sedangkan service yang dilayani adalah service Webserver dan MySQL.

DRBD disini berfungsi melakukan “raid over network” terhadap salah satu partisi disk yang mana partisi tersebut merupakan letak berkas data mysql dan berkas webserver, jadi ketika satu node mengalami kerusakan maka data akan tetap aman.

Pacemaker, Corosync, DRBD, Apache, PHP dan MySql di Debian 7 “Wheezy”

Share it now...
Share on FacebookTweet about this on TwitterEmail this to someoneShare on Google+