Lebaran 2008 di Kampoeng Magelang

Sembilan hari mudik ke Magelang dalam rangka Lebaran bersama ortu, kok nggak ada yang berubah ya? yang berubah dari Magelang cuma macetnya, dulunya nggak macet sekarang macet banget :p

Oh ya tak sempet-sempetin mampir ke “Tahu Pojok” (sesuai rekomen temen-temen tentang tahu kupat yang mak nyus…) di sebelah “Masjid Agung kauman Magelang”, dan ternyata emang lidah nggak pernah bohong, kupat tahunya emang mak nyus… 🙂

Sayang ndak bisa jepret-jepret soalnya kameranya ketinggalan di rumah 🙂

Share it now...
Share on FacebookTweet about this on TwitterEmail this to someoneShare on Google+

4th day at Singapore

Hari keempat, nggak berasa tinggal satu hari lagi Training akan berakhir… :), yap aku kangen Indonesia dengan segala kemacetannya 🙁 dan yang pasti kangen ma cintakuh.. honeykuh… 🙂

Hari ini saya menyempatkan diri untuk mengunjungi Marlina Bay untuk sekedar berphoto di patung merlion, jalan-jalan ke esplanade (gedung pertunjukan), jalan-jalan ke marina square dll, sempet juga melihat trek yang akan digunakan untuk F1 yang sedang dalam tahap pengerjaan 🙂

Patung Merlion

Patung Merlion

Di marina square saya sempatkan berbuka puasa dan lagi-lagi dengan menu “Ayam” tapi sekarang adalah “Ayam Penyet Ria” :), hehehe… 3 hari berturut-turut makan ayam, bodo ah… 🙂

Seperti biasa setelah makan dan sekedar berjalan-jalan menikmati sunset saya meneruskan perjalanan untuk pulang menggunakan MRT , dan setelah tiba di Hotel tinggal menikmati pegalnya kaki… 🙂

Share it now...
Share on FacebookTweet about this on TwitterEmail this to someoneShare on Google+

3rd day at Singapore

Yup, hari ketiga di Singapore, berarti hari kedua Training, ini adalah pertama kali berangkat ke tempat training (Chinatown) menggunakan MRT dari Outram Park Station, ternyata enak banget naik MRT, nggak kena macet, perjalanan cuma 2 menit 🙂

Training seperti biasa dimulai pukul 09.00 waktu Singapore (jam 8.00 WIB klo di Indonesia), masih seputar AMS 2000 yang dibahas sampai waktu istirahat tiba. Seperti biasa saya menuju Masjid “Jamae Chulia” untuk melakukan sholat Dzuhur sedangkan yang lainnya keluar untuk lunch.

Setelah selesai kembali lagi ke kelas dan kemudian melanjutkan topik bahasan tentang AMS2000 family, dan tibalah pukul 16.00 waktu Singapore, saaatnya pulang… 🙂

Hari ini saya sempatkan untuk jalan-jalan ke bugis yang kata teman saya (Arie .red) disana banyak terdapat makanan halal, karena Kampung Bugis itu komplek orang-orang moslem, seperti biasa saya menuju ke MRT Station di Rafless Place yang kemudian mencari arah menuju Bugis, dan tak lama kemudian tibalah kereta menuju Bugis, sesampainya di Bugis saya langsung menuju Bugis Junction (mall) yang lokasinya masih di lorong MRT, jalan-jalan sebentar dan kemudian memutuskan untuk kembali ke Orchard untuk membeli makanan berbuka Puasa, dan Lucky Plaza adalah tujuan saya.

Sampai juga di Lucky Plaza dan langsung naik ke lantai 3 mencari yang namanya “Ayam Bakar Ojolali” dalam bahasa inggrisnya “Unforgettable Grilled Chicken”, ketemu… dan langsung pesan 2 porsi nasi Ayam bakar plus Jus mangga dibungkus (15 dollar Singapore), loh kok dua porsi? ya karena yang satunya lagi untuk makan sahur 🙂

Ayam Bakar Ojolali

Ayam Bakar Ojolali

Waktu menunjukkan pukul 18.45 waktu Singapore, dan segeralah saya pulang menggunakan MRT, dan kurang dari sepuluh menit saya sudah berada di Hotel tempat menginap, dan tinggal menunggu waktu berbuka puasa…

Untung ada Jadwal Imsakiyah made in MUIS (Majelis Ugama Islam Singapore)… jadi tahu kapan waktu berbuka dan kapan waktu sahur 🙂

Sekian perjalanan hari ini, dan saatnya tidur dengan kaki yang super pegel… 🙂

Share it now...
Share on FacebookTweet about this on TwitterEmail this to someoneShare on Google+

2nd day at Singapore

Hari kedua di Singapore diawali dengan bangun kesiangan hingga terlambat sampai ke tempat Training (gara-gara nggak ada yang bisa dimintain tolong bangunin sahur), tapi syukurlah cuma terlambat 30 menit, jadi nggak malu-malu banget.

Peserta training semua berasal dari perusahaan di Singapore, kecuali saya yang berasal dari Indonesia, tapi kebetulan ada seorang peserta training yang berasal dari Indonesia tapi dia bekerja di sebuah perusahaan di Singapura yang ternyata Bos nya dia itu Temennya bos saya 🙂 (kayak sinetron aja :p)

Training diawali dengan perkenalan, dan kemudian dilanjutkan ke materi training, banyak hal baru yang saya dapatkan di hari pertama training ini, mudah-mudahan bermanfaat… Amien

Pada waktu istirahat saya sholat di “Masjid Jamae Chuila” yang lokasinya dekat dari tempat training, kebetulan lagi cuma saya sendiri yang Moslem.

Sepulang dari training, teman training yang berasal dari Indonesia menawarkan diri untuk mengantarkan saya ke “Orchard” dan jadilah kami berdua jalan-jalan ke orchard, takashimaya, lucky plaza dan sekitarnya.

Alhamdulilah waktu maghrib tiba dan saatnya saya berbuka puasa, dan Alhamdulillah lagi saya bisa berbuka puasa dengan menu Indonesia, ya… saya berbuka puasa di “Java Kitchen” di Lucky Plaza.

Sebenernya banyak sih rumah makan / tempat makan khas Indonesia seperti “Ayam bakar Ojolali”, “Ayam Penyet Ria”, “Resto Surabaya” tapi subkhanallah… ngantrinya sampe bermeter-meter… 🙂

Ayam Penyet Ria

Ayam Penyet Ria

Setelah berbuka puasa, saatnya pulang menggunakan MRT (Mass Rapid Transport), dari MRT Station di Orchard turun di MRT Station Raffles Place, kemudian diteruskan dengan MRT tujuan Outram Park Station, kemudian jalan kaki sebentar dan tibalah di hotel tempat menginap… 🙂

Yah tinggal pegel-pegelnya deh… 🙂

Share it now...
Share on FacebookTweet about this on TwitterEmail this to someoneShare on Google+

Rica-Rica Enthog

Kuliner lagi…., setelah kemarin mencicipi “Kupat Tahu Magelang”, sekarang saya penasaran untuk mencoba menu lain, yaitu “Rica-Rica Enthog”, yup… masih di tempat yang sama “Warung Mbak Anna”.

Setelah beberapa saat menunggu pesanan datang, akhirnya pesanan datang juga, tanpa ba bi bu langsung cekrek… cekrek… (diphoto dulu sebelum dimakan).

Dua kata yang pertama terucap ketika mencicipi “Rica-rica Enthog” ini, “Mak Nyus” dan “Uenak Tenan”… rasanya tidak kalah nikmat dengan “Kupat Tahu Magelang” nya, rasa bumbu yang sangat terasa dilidah, rasa pedas yang sangat menggoda serta nasi yang panas yang sangat menggugah selera, akhirnya dengan tanpa malu-malu, tak terasa dua piring nasi telah kubabat habis (laper apa doyan?).

Dengan menu tambahan tempe mendoan yang panas dan gurih, lengkaplah sudah makan siang hari sabtu ini 🙂

By the way… buat yang tidak tahu “what the meaning of enthog?”, enthog = itik serati = mentok adalah peliharaan sejenis burung atau unggas yang termasuk keluarga bebek, yang dalam bahasa Inggris disebut Muscovy Duck atau Barbary Duck, untuk lebih jelasnya silahkan tengok halaman wikinya [0].

[0] http://id.wikipedia.org/wiki/Mentok_(peliharaan)

Berikut adalah beberapa hasil jepretan photographer amatir dari lokasi kejadian 🙂

Share it now...
Share on FacebookTweet about this on TwitterEmail this to someoneShare on Google+

Pecel Pincuk Kalibata

Hari ini adalah hari libur Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, untuk mengisi liburan disamping ngenet dikosan, akhirnya diputuskan untuk kembali kuliner… sekarang adalah “Pecel Pincuk Kalibata” yang jadi obyek kuliner… 🙂

Tempatnya berada di depan TPU Kalibata, agak panas sih, tapi ramenya minta ampyun… pengunjung berpenuh-sesak memenuhi tempat ini sampai-sampai musti antri untuk bisa makan di tempat, kecuali jika ingin dibawa pulang… 🙂

Disamping pecel, ada juga makanan pelengkap, seperti tahu bacem, tempe bacem, peyek, kerupuk udang, dan lain-lain, pokonya mak nyus….!!! (minjem istilah Pak Bondan)

Berikut beberapa hasil capture di TKP 🙂

Share it now...
Share on FacebookTweet about this on TwitterEmail this to someoneShare on Google+

Kupat Tahu Magelang, Akhirnya…

Setelah sekian lama ngidam “Kupat Tahu Magelang”, akhirnya kemarin Sabtu 12-07-08 terpenuhi juga :), lokasinya di Jl. Lenteng Agung, namanya “Kupat Tahu Magelang Mbak Anna”, lokasinya sejuk, dan enak buat kongkow-kongkow, menu yang tersedia juga beragam, bukan hanya “Kupat Tahu” Magelang tapi ada juga “Sop Senerek” khas Magelang, “Bakso Uleg” khas Temanggung, Rica-Rica Enthog (sejenis bebek), Tempe mendoan…dll

Setiap tahun saya selalu pulang ke Magelang minimal 2 kali dalam setahun, tapi selalu saja tidak punya waktu (sok sibuk) untuk sekedar hunting “Kupat Tahu”.

Yang khas dari makanan ini adalah, rasa kuah yg pedas dan manis, berbeda dengan Ketoprak Jakarta yang berkuah kental, Kupat Tahu Magelang ini kuahnya cair (agak kental), rasanya sangat berbeda dengan “Ketoprak” di Jakarta, walau tampilannya sedikit sama, pokoknya rasanya “nagihin” deh… 🙂

Berikut gambar dari sisa-sisa Kupat Tahu yang kemarin disantap…

Share it now...
Share on FacebookTweet about this on TwitterEmail this to someoneShare on Google+