Langkah-langkah instalasi osTicket di Debian Wheezy

osTicket is the world’s most popular and trusted open source customer support ticketing system. osTicket is designed to help you improve customer service by providing your staff with a customer support platform they need to deliver fast, effective and measurable support.

osTicket is a FREE, open source software released under GPL license. Our core features and usability not only rival, but also exceed those of most bloated commercial helpdesk solutions.

osTicket is powerful, yet simple to use. This ensures that your staff can quickly begin using the system without any headaches or hassles, and with very little or no training.

Itu adalah kutipan dari website resminya tentang apa itu osTicket dan apa gunanya osTicket, dan berikut ini adalah langkah-langkah instalasinya:

Akses ke http://ip_server/osticket
Ikuti langkah-langkah instalasinya hingga selesai, jika ada error maka akan tampil di halaman instalasi tersebut.

Untuk keamanan, setelah instalasinya selesai, lakukan hal dibawah ini:

osticket

Sekian dan semoga bermanfaat.

Share it now...
Share on Facebook0Tweet about this on TwitterEmail this to someoneShare on Google+0
The following two tabs change content below.
Unix/Linux enthusiasts, good working experience with SAN, NAS, Linux, Solaris, AIX, VMWare & Graphic Design. Certified for Solaris Admin, EMC & HDS Storage.

2 thoughts on “Langkah-langkah instalasi osTicket di Debian Wheezy

  1. hahayuhu says:

    permisi… mau nanya. setelah instalasi, saya menggunakan akun email untuk admin dan support. tapi pas aku coba open new ticket, pemberitahuan ngak terkirim ke alamat email admin ataupun keorang yang membuka tikcket baru. itu kenapa ya? apa ada hubungan dengan gmail aatau gimna… makasih…

  2. hahayuhu says:

    pas aku udah instal mta. aku buka http://ip_server/osticket katanya Not Found… itu karena aku salah instal ya? atau gimna. aku udah ikutin semua cara diatas… oh iya yang mysql untuk ‘osticket’@’localhost’, yang localhostnya itu kita ganti jadi domain kita atau tetap localhost? makasih… maaf merepotkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *