Master-Master MySQL Replication – Slackware 13.0

Setelah beberapa bulan yang lalu saya telah menuliskan tutorial bagaimana mereplikasikan database MySQL menggunakan metode “Master-Slave”, yang mana pada metode ini replikasi dilakukan satu arah dari Master ke Slave, sekarang saya akan berbagi pengalaman tentang bagaimana melakukan replikasi MySQL menggunakan metode “Master-Master” artinya replikasi yang dilakukan adalah dua arah, Master1 berfungsi juga sebagai Slave dari Master2 begitu juga sebaliknya.

Solusi replikasi ini bermanfaat sekali ketika kita menginginkan High Availability pada database MySQL kita, karena dengan solusi replikasi ini kita akan mendapatkan dua atau lebih database yang identik, yang mana ketika terjadi failure dari salah satu mesin database MySQL kita, kita bisa segera switch ke mesin MySQL yang lainnya.

Memang replikasi ini sifatnya adalah asynchronous, butuh sedikit jeda waktu hingga database dari kedua (atau lebih) mesin tersebut bisa sinkron, tapi saya rasa solusi ini layak untuk diimplementasikan.

Tutorialnya bisa dilihat/diunduh pada link berikut.

Semoga bermanfaat, Amien…!!!

Share it now...
Share on Facebook0Tweet about this on TwitterEmail this to someoneShare on Google+0
The following two tabs change content below.
Unix/Linux enthusiasts, good working experience with SAN, NAS, Linux, Solaris, AIX, VMWare & Graphic Design. Certified for Solaris Admin, EMC & HDS Storage.

3 thoughts on “Master-Master MySQL Replication – Slackware 13.0

  1. Henry Suhatman says:

    udah di uji coba gak mas?

    kalo di my.cnf server1 di tambah:

    auto_increment_increment=2
    auto_increment_offset=1

    kalo di my.cnf server1 di tambah:

    auto_increment_increment=2
    auto_increment_offset=2

    Bukannya nanti di server 1 akan menjadi 1,3,5,7,9,dst… dan di server2 akan menjadi 2,4,6,8,dst…

    Beberapa saya baca2 katanya itu problem mas?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *