Replikasi Database MySQL pada Mesin Slackware 13.0

Replikasi memungkinkan dari satu database MySQL (yang disebut master) dapat direplikasi untuk satu atau lebih database MySQL server (slave). Replikasi ini sifatnya asynchronous – mesin slave replikasi kita tidak perlu dihubungkan secara permanen untuk menerima update dari master, yang berarti bahwa pembaruan dapat terjadi melalui sambungan jarak jauh dan bahkan solusi sementara seperti layanan dial-up. Tergantung pada konfigurasi, kita dapat mereplikasi semua database, database yang dipilih, atau bahkan hanya tabel-table tertentu saja yang berada dalam sauatu database.

Read more

Ini adalah tutorial step-by-step bagaimana mereplikasi database MySQL di mesin Slackware 13.0, tutorialnya dapat didownload disini

Share it now...
Share on Facebook0Tweet about this on TwitterEmail this to someoneShare on Google+0
The following two tabs change content below.
Unix/Linux enthusiasts, good working experience with SAN, NAS, Linux, Solaris, AIX, VMWare & Graphic Design. Certified for Solaris Admin, EMC & HDS Storage.

3 thoughts on “Replikasi Database MySQL pada Mesin Slackware 13.0

  1. nahdhi says:

    Berarti gak jauh beda sama ekspor impor doang dong. Ku pikir bisa mensinkronkan antara dua database berbeda server dalam artian biar bisa saling backup….

  2. invaleed says:

    @nahdhi
    Beda dunks, klo ekspor impor (maksudnya backup restore?) kan manual, klo ini kan otomatis + builtin + nondisruptive… 🙂

    Replikasi setau saya ada beberapa type, untuk yang bisa dua arah itu namanya bidirectional, dan saya belum pernah nemu yang bidirectional ini. Sampeyan pernah nemu?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *