NFS di Ubuntu dan OpenSolaris

Ini adalah dokumentasi kecil tentang bagaimana meng-konfigurasikan Ubuntu agar bisa berbagi file dengan mesin yang bersistem operasi OpenSolaris menggunakan NFS.

Ada dua skenario disini, yaitu Ubuntu sebagai NFS Server yang akan men-share folder kemudian akan di mount oleh mesin OpenSolaris (sebagai NFS Client), skenario kedua adalah mesin OpenSolaris sebagai NFS Server yang akan men-share sebuah folder yang nantinya akan di mount di mesin Ubuntu (sebagai NFS Client), monggo langsung dibaca saja, klo ada yang salah mohon dikoreksi… 🙂

Ubuntu sebagai NFS Server

Keterangan :
/Backup = Folder yang akan di share
192.168.29.0/255.255.255.0 = IP komputer yang berhak mengakses folder Share tersebut
(rw,sync,no_subtree_check) = Opsi tambahan

OpenSolaris sebagai NFS Client

Keterangan:
“-o vers=3” = opsi agar OpenSolaris menggunakan NFS versi 3 (Default OpenSolaris 2008.05 menggunakan NFS versi 4) untuk melakukan koneksi ke Ubuntu Linux.
192.168.29.1 = IP dari komputer NFS Server (Ubuntu)
/Backup = folder yang di share di NFS Server (Ubuntu)
/backup = direktori dimana mountpoint dilakukan di NFS Client (OpenSolaris)

Saya mencoba melakukan mount menggunakan command tanpa “-o vers=3”

maka yang terjadi adalah error “nfs mount: mount: /Backup: Not owner”

Sampai disini saya mengambil kesimpulan bahwa NFS Versi 4 di Ubuntu Linux belum berjalan dengan stabil, masih banyak kekurangan/bug dibandingkan dengan NFS versi 4 di Solaris/OpenSolaris yang sudah sangat stabil 🙂

OpenSolaris Sebagai NFS Server

Secara default instalasi NFS Server dan Client di OpenSolaris sudah terinstall, jadi kita tinggal meng-konfigurasi dan menggunakannya saja.

Default opsi untuk share diatas adalah read write (rw), jika kita ingin menggunakan opsi-opsi tambahan, bisa menggunakan opsi [-o optionlist], misalkan kita hanya ingin men-share folder /data tersebut dengan permission read only, maka kita bisa menggunakan command berikut

Untuk melihat direktori yang sudah kita share, kita bisa gunakan command :

Ubuntu sebagai NFS Client

Keterangan:
“rsize=8192” = besar buffer yang digunakan untuk membaca
“wsize=8192”
= besar buffer yang digunakan untuk menulis
192.168.29.141 = IP dari NFS Server (OpenSolaris)
/Data = Folder yang di share di NFS Server (OpenSolaris)
/data = direktori dimana mountpoint dilakukan di NFS Client (Ubuntu)

Jika tidak ada error itu berarti apa yang kita lakukan sukses, an sampai disini berarti kita sudah mengkonfigurasi Linux baik sebagai NFS Server maupun Client, dan begitu juga kita telah bisa mengkonfigurasi OpenSolaris sebagai NFS Server maupun NFS Client yang mana kedua mesin dengan dua operating sytsem berbeda tersebut bisa saling berbagi file (sharing file) menggunakan NFS.

Share it now...
Share on Facebook0Tweet about this on TwitterEmail this to someoneShare on Google+0
The following two tabs change content below.
Unix/Linux enthusiasts, good working experience with SAN, NAS, Linux, Solaris, AIX, VMWare & Graphic Design. Certified for Solaris Admin, EMC & HDS Storage.

7 thoughts on “NFS di Ubuntu dan OpenSolaris

  1. dimo says:

    Thanx mas….
    Mas kalo ada artikel baru tentang jaringan bisa ga mas minta tolong dikirimin ke emailku. Biar aku juga selalu Up date gitu…. 🙂

  2. Johannes says:

    mas, mau nanya nihhh
    saya mau koneksi ubuntu client saya ke ubuntu server gmana caranya ya???

    say pingin setiap login ubuntu client saya sudah bisa konek ke server dan mapping direktory yg di share maupun pribadi usernya.

    kalau dari windows konek ke ubuntu server , sudah berhasil.
    untuk ubuntu client ke ubuntu server saya belum berhasil.
    tolong pencerahannya
    thanks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *