Ubuntu, CuteCom dan Storage Navigator Modular

Setelah hampir tiga bulan yang lalu, semenjak bergabung di perusahaan baru, ada dua software yang saya rasa sangat saya butuhkan dalam mengerjakan pekerjaan sehari-hari, yaitu software untuk konek ke serial port mesin SUN, dan software untuk Management Storage (HDS).

Awalnya saya sangat bergantung dengan SecureCRT dan Hyperterminal untuk konek ke mesin SUN menggunakan serial kabel, dan SNM (Storage Navigator Modular) untuk management storage (HDS), yang mana SNM ini memerlukan java untuk bisa running.

Tentunya…. ini semua saya lakukan di lingkungan Windows :), karena saya pikir waktu itu, software SNM ini hanya bisa dijalankan di Windows saja, lebih tepatnya Windows XP, karena jangankan Linux, Windows Vista saja selalu trouble jika menjalankan software SNM ini 🙂

Back to Ubuntu, setelah googling dan bertanya-tanya dengan teman-teman yang juga sering menggunakan dua software tersebut, akhirnya saya menemukan CuteCom sebagai pengganti SecureCRT serta Hyperterminal, dan SNM for linux untuk menjalankan SNM under Linux.

Pertanyaannya, mengapa saya memilih CuteCom dibanding minicom?, jawabannya simple, karena CuteCom ini bisa dijalankan secara GUI, cara menginstallnya-pun mudah, tinggal sudo “apt-get install cutecom”, karena CuteCom ini sudah tersedia dalam repository Ubuntu 🙂

Ini adalah screenshoot dari dua software tersebut.

cutecom Storage Navigator Modular

The following two tabs change content below.
Unix/Linux enthusiasts, good working experience with SAN, NAS, Linux, Solaris, AIX, VMWare & Graphic Design. Certified for Solaris Admin, EMC & HDS Storage.

One thought on “Ubuntu, CuteCom dan Storage Navigator Modular

  1. vincitore says:

    pak, mau tanya penggunaan cutecom ini. seperti kebanyakan laptop lainnya, laptop saya tidak memiliki port serial DB9, semuanya usb. dari beberapa situs web yang saya kunjungi, port yang menunjukkan usb port kebanyakan tertulis ttyUSB, sedangkan di list device saya semuanya tertulis /dev/ttyS0 sampai dengan /dev/ttyS3. Nah, dalam kondisi seperti ini, apa ada yang salah??? lalu, saya harus menggunakan port yang mana???

    Masalah lainnya ada dari hardware/alat. alat saya diseting menggunakan port DB9 / COM1 untuk komunikasi, sehingga membutuhkan kabel konverter dari DB9 ke USB jika penerima data nanti tidak memiliki port serial COM1 (misalnya laptop). sudah 3 kabel konverter yang saya coba, tapi semuanya belum berhasil (baik menggunakan hyperterminal di WIndows maupun cutecom dan minicom di UBUNTU). mohon pencerahan atas permasalahan ini. terima kasih banyak sebelumnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.